WUJUDKAN PIK-R YANG AKTF DAN PRODUKTIF DENGAN MACATU GENRE
OLEH BAGUS LIYANTO LEONARDO - DUTA GENRE KAB. JEMBER
BAB 1. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Masa remaja adalah masa keemasan dimana pada masa ini, remaja sangat aktif mencari identitas diri, masa giat – giatnya melakukan kegiatan yang dapat membentuk karakternya. Namun disisi lain, masa ini juga merupakan masa yan amat mengkhawatirkan karena remaja pada usia ini banyak sekali gangguan, pilihan, dan segala tantangan yang konsekuensinya akan di dapat di setiap langkah yang akan mereka ambil.
Menurut WHO, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 19 tahun, menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 18 tahun dan menurut BKKBN rentang usia remaja adalah 10 – 24 tahun an belum menikah.
Di Jember masalah kenakalan remaja dirasa telah mencapai tingkat yang cukup meresahkan bagi masyarakat. Angka kriminalitas di Kabupaten Jember tahun 2018 sejumlah 1.810 kasus. Angka ini lebih tinggi dibandingkan 2017 sejumlah 1.761 kasus. Melihat keadaan yang semakin mengkhawatirkan maka dari itu dibutuhkanlah suatu wadah yang dapat menampung dan memberdayakan para remaja agar menjadi remaja yang kreatif, berdaya positif serta mampu membawa Indonesia menjadi lebih baik yaitu PIK – R (pusat informasi dan konseling remaja.
Pusat informasi konseling remaja adalah suatu wadah kegiatan program khususnya program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) yang dikelola dari oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi (kespro) serta perencanaan kehidupan berkeluarga atau pelayanan konseling tentang remaja. Salah satu PIK-R jalur pendidikan yang ada di Jember adalah Pik-R Jendela yang ada di SMA 4 Jember.
BAB 2. SITUASI DAN KONDISI SAAT INI
PIK-R Jendela adalah PIK-R yang berbasis pendidikan dan bertempat di SMAN 4 Jember. Awal mula berdirinya PIK-R Jendela di SMAN 4 Jember disebabkan oleh beberapa permasalahan yang terjadi. Berdasarkan observasi anggota PIK-R ialah terdapat permasalahan kenakalan remaja seperti minum minuman keras di sekolah,merokok di sekolah,melakukan perbuatan mesum di sekolah,hingga bahkan terdapat siswi SMAN 4 Jember yang terbukti hamil. Bahkan ada stigma “ngga rokokan nga lanang”. Di lingkungan SMAN 4 Jember terdapat beberapa sekelompok remaja yang merokok dan suka untuk mengajak siswa yang lain untuk merokok. Berbagai permasalahan yang tersebut tentu sangat meresahkan warga sekolah dan mempermalukan nama sekolah. Maka dari itu, berdasarkan program DP3AKB pada tahun 2010 dibentuklah PIK-R yang pada saat itu masih bergabung dengan ekstrakulikuler PMR. Setelah berjalan selama 2 tahun akhirnya PIK-R dapat berjalan sendiri sebagai suatu organisasi. Dimulai dari sinilah tugas PIK-R untuk menekan kenakalan remaja yang terjadi di SMAN 4 Jember. Upaya penyebaran virus genre telah dilakukan melalui kegiatan pelatihan pendidik sebaya,konselor sebaya dan sosialisasi tentang genre kepada siswa SMAN 4 Jember. Hadirnya PIK-R di SMAN 4 Jember telah cukup menekan kenakalan remaja yang terjadi pada beberapa tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya PIK-R telah dapat memberikan dampak yang baik terhadap lingkungan sekolah.
Pada saat sekarang ini,teknologi semakin canggih,media sosial semakin memudahkan remaja dalam mengakses informasi dan aplikasi yang diinginkan. Namun, hal ini menjadi masalah yang baru dan terdapat beberapa kasus permasalahan yang terjadi. Beberapa kasus pelecehan seksual berawal dari aplikasi sosial media. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan anggota PIK-R,ditemukan beberapa pasangan siswa yang melakukan aktivitas seksual melalui sosial media. Hal ini merupakan bentuk dari pemanfaatan kecanggihan teknologi dari sosial media yang tidak dibenarkan.
Pemaparan di atas adalah masalah yang terjadi pada saat ini. Telah menjadi tugas bagi kita semua untuk memikirkan rencana dan strategi pengembangan PIK-R agar dapat berjalan sesuai dengan fungsinya secara optimal dan dapat memberikan perubahan yang baik. \

BAB 3. PEMBAHASAN
PIK-R JENDELA merupakan PIK-R jalur pendidikan yang berada dibawah naungan SMAN 4 Jember. PIK-R JENDELA memiliki beberapa program kerja yang sudah berjalan diantaranya : bakti sosial dan buka bersama yayasan yatim piatu,bakti sosial membantu korban bencana,pelatihan diklat PS,pelatihan lifeskill,sosialisasi program genre kepada anggota PIK-R JENDELA.
Bakti sosial dan buka puasa bersama yayasan yatim piatu. Kegiatan tersebut juga diselingi dengan pengisisan materi tentang TRIAD KRR.
Bakti sosial dalam rangka membantu korban bencana banjir di daerah Kencong,Kabupaten Jember.
Diklat pendidik sebaya merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan setelah penerimaan anggota baru. Diklat PS merupakan kegiatan yang wajib hukumnya untuk diikuti oleh anggota baru PIK-R.

Pelatihan lifeskill yang dilakukan Insan Genre Kab. Jember kepada anggota PIK-R JENDELA. Pelatihan lifeskill tersebut berupa alat pencetak pin yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh anggota PIK-R JENDELA.
Sosialisasi program GenRe kepada anggota PIK-R JENDELA dalam rangka untuk meningkatkan kualitas PIK-R JENDELA seagai COE PIK-R di Kabupaten Jember.
Dalam menyusun dan menyiapkan strategi pengembangan PIK-R,PIK-R Jendela SMAN 4 Jember memiliki ”MACATU GENRE”. “MACATU GENRE” adalah rencana atau strategi yang dimiliki PIK-R JENDELA dalam rangka menekan kenakalan remaja yang terjadi dan untuk mengembangkan PIK-R JENDELA menjadi lebih aktif dan produktif.
1. Mengadakan kegiatan “SEPIK BAHAN” (Sebarkan PIK-R, Bawa Perubahan)
1. Sasaran kegiatan ini adalah sekolah sekolah yang belum ada organisasi PIK-R.
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah supaya sekolah kunjungan dapat mengetahui tentang genre dan dapat membentuk organisasi PIK-R. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini ketika sekolah kunjungan dapat memaknai tentang genre dan langsung ada inisiatif untuk membentuk organisasi PIK-R serta siap untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan remaja yang bebas dari bahaya Triad KRR.
2. 2. Mengadakan kegiatan rutin “J-PRO” (Jendela Production)
Pada kegiatan ini PIK-R Jendela SMAN 4 Jember memanfaatkan fasilitas alat pencetak pin yang diberikan oleh BKKBN kepada PIK-R Jendela SMAN 4 Jember. Anggota PIK-R menuangkan ide dan kreasinya melalui alat pencetak pin. Produk yang dihasilkan dari alat ini nantinya akan dijual dan bernilai ekonomi.
3. 3. Mengadakan kegiatan “SADAR GENRE”
“SADAR GENRE” adalah kegiatan berupa pembinaan,evaluasi,dan monitoring. Hal ini tidak boleh dilewatkan apalagi sampai dilupakan. Karena akan berdampak pada ketidakaktifannPIK-R. Pembinaan,monitoring,dan evaluasi yang dilakukan secara berjenjang akan menciptakan PIK-R yang aktif dan dapat menyebarkan virus-virus genre dengan sangat baik.
1. 4. Mengadakan kegiatan “GENRE ON SHOW”
Di zaman millenial ini,sangat penting untuk kita mengikuti perkembangan teknologi informasi yang ada,contohnya sosial media. Hampir seluruh dari remaja yang ada pasti aktif dalam bersosial media. Kita harus mampu melihat hal ini sebagai peluang dan kesempatan. Dengan sosial media yang semakin banyak menarik minat para remaja,kita dapat menyebarkan virus-virus genre melalui sosial media. Lomba-lomba fotografi dan videografi tentang genre dapat dilakukan di sosial media. Selain sosial media,penyebaran virus-virus genre juga dapat dilakukan melalui siaran radio. Jadi, terdapatnya wadah dan media bagi remaja untuk berkreasi dalam penyebaran virus genre akan menjadi nilai positif dalam menyukseskan program genre.
2. 5. Melaksanakan kegiatan “EDUCATION TRIP”
“EDUCATION TRIP” adalah kegiatan yang belajar genre sambil bersenang-senang. Kegiatan tersebut dihadiri PIK-R yang ada di Kabupaten Jember. Dalam kegiatan tersebut diisi berbagai lomba-lomba yang sederhana.Tujuannya adalah meningkatkan kekompakan sesama anggota PIK-R masing-masing. Dalam kegiatan tersebut juga antar organisasi PIK-R pasti akan saling berinteraksi. Adanya interaksi dari antar PIK-R yang berbeda akan menambah jaringan serta wawasan antar peserta tentang kondisi PIK-R yang ada
BAB 4. KESIMPULAN
Negara ini dlimpahi dengan jumlah remaja yang sangat banyak. Jika remajanya memiliki kualitas yang baik tentu akan membawa negara ini semakin maju dan sejahtera. Namun,jika kualitas remajanya rendah maka akan menjadi bahaya yang sangat besar bagi negara ini.
Dengan organisasi PIK-R diharapkan dapat menampung aspirasi remaja,mewadahi remaja,dan mengantarkan remaja yang biasa menjadi remaja yang terencana.
PIK-R yang dapat beroperasi secara optimal dan maksimal akan dapat menghasilkan remaja yang berkualitas,remaja yang dapat merencanakan hidupnya dengan baik,dan remaja yang sehat,cerdas,ceria.
DAFTAR PUSTAKA
http://aplikasi.bkkbn.go.id/pikrm/Report/LaporanPIKRM.aspx (diakses pada tanggal 9 Juni 2019)
https://actionremajapositif.blogspot.com/2017/09/pusat-informasi-konseling-remaja-pik-r.html (diakses pada tanggal 9 Juni 2019)
http://www.genreindonesia.com/pusat-informasi-konseling/ (diakses pada tanggal 9 Juni 2019)
Polres Jember. 2017. Angka Kriminalitas di Jember Naik Selama 2018 Dibanding 2017, Kasus Ini Paling Mendominasi. https://surabaya.tribunnews.com/2018/12/31/angka-kriminalitas-di-jember-naik-selama-2018-dibanding-2017-kasus-ini-paling-mendominasi. (diakses pada tanggal 9 Juni 2019)
PROFIL PENULIS
Nama Lengkap : Bagus Liyanto Leonardo
Nama Panggilan : Leo
Asal : PIK - R Jendela SMA Negeri 4 Jember
TTL : Jember, 11 Agustus 2001
Alamat : Jalan Gajahmada, Kaliwates - Jember
Motto Hidup : You're Your Only Limit











0 komentar:
Posting Komentar